Kopi Samarinda referensi kopi Samarinda yang terkenal, dan legend yang bisa di sruput di rumah dan rekomendasi tempat kopi Samarinda terdekat dengan view bagus
Selamat datang di pusat informasi perkopian Samarinda: tempat di mana Anda bisa menemukan segala hal tentang kopi yang ada di kota ini, dari biji kopi Samarinda mentah sampai sajian yang nikmat, dari kebun di perbukitan sampai kedai di tepian sungai.

Kota Samarinda bukan sekadar kota tepian dengan Sungai Mahakam yang membelah pusat kotanya. Di balik aliran sungai yang menjadi urat nadi kehidupan itu, tersimpan denyut industri kopi yang telah berusia puluhan tahun. Dari warung kopi legendaris yang berdiri sejak era 1930-an hingga kedai-kedai modern yang menyajikan biji lokal Liberika, Samarinda punya cerita kopi yang tak pernah putus.
Cerita yang Tak Pernah Usang: Kopi Samarinda Sejak Era Kolonial

Sejarah kopi Samarinda berakar kuat pada masa lalu kota tepian ini. Samarinda didirikan pada 21 Januari 1668 oleh rombongan Bugis Wajo yang dipimpin La Mohang Daeng Mangkona, yang mendapat izin dari Sultan Kutai Kartanegara untuk menetap di kawasan yang kini dikenal sebagai Samarinda Seberang. Filosofi nama “Sama Rendah” merujuk pada rumah-rumah rakit penduduk di atas air Sungai Mahakam yang dibangun dengan ketinggian seragam, mencerminkan kesetaraan derajat antar warga.
Pada masa kolonial Belanda, Samarinda sempat menjadi lokasi percobaan budidaya kopi. Beberapa versi cerita menyebutkan bahwa Belanda membawa benih-benih kopi untuk dibudidayakan di tanah Samarinda, meski penerapannya tidak sepenuhnya berhasil. Jejak-jejak tumbuhan kopi masih bisa ditemui di daerah Tanah Merah dan Gunung Lingai, sementara bukit di depan Pasar Segiri konon dulunya adalah bekas kebun dan rumah produksi kopi gilingan.
Warung kopi legendaris seperti Mekar Indah atau Pappalim telah berdiri sejak 1935 di Jalan Pangeran Diponegoro, menjadikannya salah satu warung kopi tertua yang masih eksis hingga kini. Kong Djie Coffee yang berasal dari Manggar, Belitung, juga hadir di Samarinda sejak 1943 dan tetap menjadi favorit dengan menu kopi O dan kopi susu panasnya.
Jenis Kopi Enak di Samarinda: Liberika, Arabika dan Robusta

Di Samarinda dan sekitarnya, jenis kopi yang memiliki keunikan tersendiri adalah Liberika. Berbeda dengan arabika dan robusta yang membutuhkan dataran tinggi untuk hasil maksimal, liberika dikenal sebagai tanaman yang bandel dan mudah tumbuh di mana saja, bahkan pada ketinggian 0 mdpl.
Petani kopi Samarinda seperti Slamet Prayogo telah membuktikan bahwa liberika dapat tumbuh dengan baik di Muara Badak, Sepaku, Teluk Pandan, hingga Lok Bahu. Kebun Liberica Lok Bahu seluas 2 hektare dikelola dengan sistem agroforestri, menggabungkan pepohonan dengan tanaman kopi. Rasa liberika cenderung lebih pahit dari robusta, namun memiliki cita rasa khas seperti nangka, bahkan ada yang mencium aroma wine hingga nanas tergantung proses pascapanennya.
Selain liberika, warung-warung kopi legendaris di Samarinda juga menggunakan biji kopi robusta asal Malang yang disangrai sendiri untuk menjaga kualitas. Beberapa kedai modern juga menyediakan arabika dan robusta dari berbagai daerah di Indonesia, bekerja sama dengan petani dari berbagai wilayah untuk menyajikan biji kopi berkualitas.
Tempat Ngopi Enak di Samarinda

Untuk Cafe dan tempat ngopi Samarinda memiliki banyak tempat ngopi dengan karakter berbeda, ada Tempat kopi Samarinda view dengan yang bagus, kopi Samarinda yang legend, kopi Samarinda 24 Jam, sampai cafe di Samarinda yang instagramable, dan tempat ngopi lainnya yang jadi favorit warga samarinda dan pelancong. Berikut beberapa rekomendasi kopi Samarinda terdekat
1. Jalan Pangeran Diponegoro, Samarinda Kota
Warung Kopi Mekar Indah (Pappalim) adalah warung kopi legendaris yang telah berdiri sejak 1935. Buka sejak pukul 06.30 Wita, tempat ini menawarkan soto banjar, nasi kuning telur, roti bakar selai hingga telur setengah masak sebagai teman minum kopi.
2. Jalan Niaga Utara, Samarinda Kota
Kong Djie Coffee sudah terkenal legendaris sejak 1943 dan telah tersebar di berbagai daerah. Menu kopi O dan kopi susu panasnya wajib dicoba, menggunakan jenis kopi arabika dan robusta.
3. Pasar Citra Niaga, Samarinda Kota
Warung Kopi Haji Acut tersohor sejak 1987 dan telah melegenda hingga 3 generasi. Racikan kopinya menggunakan kopi tumbuk asli dari Banjar Kalimantan Selatan, disaring dan diseduh dengan sedikit gula. Bangunan hanya berukuran 6×3 meter persegi, kini dikelola oleh Hendra, cucu dari Haji Acut.
4. Jalan Pelabuhan, Samarinda Kota
Warkop Koh Abun Pelabuhan sudah melegenda sejak 1960-an. Kopi di sini disajikan klasik dengan saringan dan teknik tarik, menggunakan biji kopi Robusta asal Malang yang disangrai sendiri. Tersedia juga menu unik berupa bubur dengan topping jengkol. Buka pukul 06.00 hingga 17.00 Wita.
5. Jalan Panglima Batur 7, Pasar Pagi Samarinda Kota
Warung Kopi Madju legendaris sejak 1970-an, berlokasi di dalam Pasar Pagi. Menyediakan kopi tubruk, teh susu, roti bakar selai sarikaya, roti telur, dan telur ayam kampung setengah matang. Teh susu asli Samarinda yang rasanya seperti teh tarik era 1960-1970-an adalah minuman khas yang wajib dicoba.
6. Jalan A.W. Syahranie No. 115
Koga Coffee menawarkan suasana nyaman untuk menikmati berbagai racikan kopi berkualitas. Bekerja sama dengan Onceponatime, kafe ini menghadirkan photobox dengan berbagai jenis frame. Buka setiap Minggu hingga Jumat pukul 10.00–00.00, dan pada Sabtu hingga pukul 01.00 dini hari.
7. Jalan Pahlawan Nomor 7, Dadi Mulya, Samarinda Ulu
Whynot Coffee & Pastry berlokasi strategis di jantung kota Samarinda. Pengunjung bisa ngopi sambil melanjutkan kerja dengan nyaman. Buka mulai dari jam 15.00-23.00 (Minggu-Kamis), 15.00-00.00 (Sabtu).
Rekomendasi Kopi Enak Nikmat Warga Samarinda

Bagi warga Samarinda yang ingin menikmati kopi setiap hari tanpa khawatir akan dampak jangka panjang, SH Juwara Cafe adalah pilihan yang wajib di coba banget. Kopi ini bukan kopi biasa—ia merupakan kopi dengan ganoderma yang enak banget dengan banyak manfaat kesehatan.
Kopi SH Juwara Cafe hadir dengan kemasan praktis, dengan gula SH Juwara Cafe 4 In 1 dan tanpa gula atau less sugar SH Juwara Cafe 3 In 1 yang cocok bagi Anda yang ingin mengurangi asupan gula. Produk ini telah memiliki izin BPOM, Halal dan rating kepuasan pembeli yang tinggi
Yang membedakan SH Juwara Cafe adalah klaim manfaat kesehatannya: membantu mengatasi keluhan seperti pegal-pegal, asam urat, nyeri sendi, maag, migrain, batuk, dan flu. Dalam sebuah festival di Jayapura, penjual Kopi SH Juwara Cafe bahkan mencatat omzet hingga Rp1,8–2 juta per hari, menunjukkan penerimaan pasar yang positif terhadap kopi kesehatan ini.
Untuk warga Samarinda yang aktif dan ingin tetap menikmati kopi tanpa mengorbankan kesehatan, SH Juwara Cafe menawarkan keseimbangan antara rasa dan manfaat. Kopi ini bisa dinikmati setiap hari sebagai bagian dari gaya hidup sehat jangka panjang.
Bagi warga samarinda yang mau coba SH Juwara Cafe atau langsung mau jadi agennya Hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut tentang pemesanan Kopi SH Juwara Cafe atau bergabung dalam kemitraan Agen Kopi SH Juwara Cafe

